Untukmu yang pernah singgah
Sang penawan hati
hati tertawan
jiwaku melambung
tanpa pijakan saat engkau datang
seperti butiran
debu dalam nacita bawana
auramu nyata
bagiku sayang
sang penari cinta
menyeretku dalam kesal
terperosok di
lembah cinta
pedih perih
lambaian ilusimu
menusuk sochaku
laksana candu,cintamu
merusak beningku
meraja utuh dalam
sesal
tertawan
hati sungguh tertawan,
bui cinta ini memaksaku berlari
terengah egah
dalam sepi
dari cinta harus
aku batasi

Komentar
Posting Komentar