Untukmu yang pernah singgah



Sang penawan hati

 
pixabay.com


hati tertawan
jiwaku melambung tanpa pijakan saat engkau datang
seperti butiran debu dalam nacita  bawana
auramu nyata bagiku sayang
sang penari cinta menyeretku dalam kesal
terperosok di lembah cinta
pedih perih
lambaian ilusimu menusuk sochaku
laksana candu,cintamu merusak beningku
meraja utuh dalam sesal
tertawan
hati sungguh tertawan, bui cinta ini memaksaku berlari
terengah egah dalam sepi
dari cinta harus aku batasi























Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAJE LAKLAK BALI JAJE FAVORIT WISATAWAN BALI

Pindahan rumah , jangan Lupakan ini

Inilah Alasan Kenapa Tempe Busuk Jadi Idola Banyak Orang