Cinta Ala Coklat Manis Asam Manis
tulisan saya jaman 2013,,, belum kenal nulis yang benar...sekarang masih belajar ding.. tadi edit sana sini sampai 1 jam duh.,,, harus belajar di kelas editor nih kayaknya
Bulan berikutnya aku mampir lagi kesana, sebelum pulang tentunya . Sayangnya cuaca sedang tidak bersahabat , hujan deras menguyur kota sore itu. Kalau saja ada layanan delivery aku mending pilih fasilitas itu.
“Heeem , kenapa ?, kan teman kamu juga ???” aku gak begitu kaget, Cuma aneh aja lihat tampang Mitha.
“ Dia tu , temen aku…. , kamu pelanggan toko dia tho? “
“iya ,,,,”
Aan I love you tooooooooooooooo
‘Say, aku pulang ke kota W ‘
Ya rabb, lindungilah Aan, dimana dia?
“Aku mau konsen “ aan tertunduk.
“Maksud kamu ?“
“Ya, kalau kamu mau tahu sih, sebenare aan itu mau serius ma kamu, tapi setelah tahu kamu dari daerah tempat tinggal kamu, bapak Aan melarang , katanya gak bagus orang daerah tempat tinggal kami dapat orang daerah kamu “ Mitha menahan aku yang mau beranjak pergi.
Cinta ala COKLAT
BROWNIES ASAM MANIS
Seperti biasa setiap akhir bulan aku pulang ke kotaku di kota S. Jauh dari tempatku
bekerja, rindu akan suasana rumah selalu menarik kakiku untuk melangkah pulang,
naik bus berjam-jam lamanya.Tapi disanalah sumber energiku berasal , ada ayah ,
ibu dan mayang adik semata wayangku. Dari sini aku selalu membawa buah tangan
istimewa buat mereka, sekotak kue brownies. Memang biasa sih bagi kita tapi bagi
mereka kue ini istimewa . Dan setiap aku pulang aku selalu mampir di toko
brownies “Coklatku” di sebelah alun-
alun kota.
“Sore mbak, pesen brownies?” walau sebagai pelangan tetap
toko ini aku cukup asing dengan suara ini “Iya mas,bukan pesen tapi mau beli”
aku tersenyum
“o, iya, “ si mas tersenyum tapi tampak canggung, karyawan
baru mungkin atau malah si owner tapi
entah lah ,
“Hari ini kami ada promo mbak, kami mau mengenalkan beberapa
produk terbaru kami, beberapa varian rasa brownies baru mbak, jadi sekarang
bukan hanya coklat brownies keju, kelapa, atau kacang yang menjadi adalan kami
selama ini , tapi kami juga punya rasa
vanilla, buah buahan “ si mas mulai
bersemangat menawarkan coklat browniesnya
“Buah buahan? dimixing gitu ?”
“ Bukan mbak, tapi rasa durian, nangka, strawberry, jeruk “ si mas kembali canggung
“ Hmmm, berupa toppingnya, atau creamnya atau bener bener
rasa nya si browniesnya nih ?” Aku mulai tertarik, mungkin mayang bakal suka ,
hihihiihii
“Ada yang creamnya yang rasa baru , ada juga yang
bener-bener rasa si browniesnya,kalau topping kami memang semuanya ada buah”
“Yang ter yummy yang apa nih?” Aku membungkuk merlihat ke
etalase
“Menurut saya yang jeruk mbak , tapi bukan berarti yang lain
gak mantap , tapi kan selera mbak ” si mas mulai tertawa “namanya BROWNIES COKLAT ASAM MANIS “
“okey , saya mau buktikan selera si mas” aku ikut tertawa ,“Brownies coklat asam manis
2 kotak , nanti kalau gak yummy besuk saya minta ganti rugi “ tanganku
membentuk huruf V
Dami tertawa bersama
Yap, itulah secuil kenangan saat pertama kali berkenalan
dengan Aan owner toko brownies “coklat ku”
Kesan pertama yang mampu mengoreskan secuil kenangan manis
akan brownies coklat asam manis,
dan juga si Aan.
dan juga si Aan.
Bulan berikutnya aku mampir lagi kesana, sebelum pulang tentunya . Sayangnya cuaca sedang tidak bersahabat , hujan deras menguyur kota sore itu. Kalau saja ada layanan delivery aku mending pilih fasilitas itu.
Mba kasir yang setia di depan mesin kasir dengan gaya
seperti biasa menawarkan beraneka macam brownies. Tapi ada yang special,khusus sore itu ada
bonus brownies hangat . Dengan syarat harus dimakan di toko brownies dan gak boleh dibawa pulang .
Dari mbak kasir aku jadi tahu ternyata hari itu hari ulang tahun si owner toko brownies, hmmmm lumayan pas banget dengan udara luar yang dingin ketemu sama brownies hangat bener bener sipirillyyyyyyyyyy.
Dari mbak kasir aku jadi tahu ternyata hari itu hari ulang tahun si owner toko brownies, hmmmm lumayan pas banget dengan udara luar yang dingin ketemu sama brownies hangat bener bener sipirillyyyyyyyyyy.
“Mb tolong bilangin sama pak ownernya toko ini ya , trimakasih
browniesnya, selamat ulang tahun dan sukses selalu…” sebelum pulang ku sempetin
bilang ma mb kasir .
“ Ya mb, sama sama. Tetep jadi pelanggan setia ya “ si owner tiba tiba keluar
“ Kenalan mb?” imbuhnya dan mengulurkan tangan .
yuppppppppppppp, cut!!!!!! . Ya akhirnya kami kenalan, dan berlanjut ke fb dan twitter.
“ Ya mb, sama sama. Tetep jadi pelanggan setia ya “ si owner tiba tiba keluar
“ Kenalan mb?” imbuhnya dan mengulurkan tangan .
yuppppppppppppp, cut!!!!!! . Ya akhirnya kami kenalan, dan berlanjut ke fb dan twitter.
“Ray, Aann akbar itu temen fb dan twitt kamu juga tho ?”
mitha cukup terbelalak aq twitteran ma Aan.
“Heeem , kenapa ?, kan teman kamu juga ???” aku gak begitu kaget, Cuma aneh aja lihat tampang Mitha.
“ Dia tu , temen aku…. , kamu pelanggan toko dia tho? “
“iya ,,,,”
Hohoho, menit berikutnya aku tahu juga dan baru aku ingat
kalau rumah mitha berada di belakang alun alun, dan dia berteman dengan Aan,
dari kecil, pantes aja dia schok…. Xixixixiixiiii
Ultahku tinggal menghitung hal itu, sebagai kaula jomblo aku
tak pernah mempermasalahkan itu,,,, Emang sih ga ada hubungan sama sekali
antara jomblo dan ultah , Cuma ada kolerasi yang lumayan kuat,,, kalau kita ga
jomblo pastilah pas ultah kita dapat hal yang special dari sang pacar, walau kadang ga pasti pasti amat, tapi ada
walau telat atau terlambat dikittt.
Kantor masih sepi, gak ada satpam di pintu gerbang, lenggang
sekali. Mungkin karena sabtu, dah pada males ngadepin laporan-laporan. Atau
minimal pada tahulah kalau hari ini bakal kerja sampai jam 1 siang,,,
horeeeeeeeeeeeeee, tapi pas ku sampai di meja kerja
“Ada coklat panas , dan 1 bucket mawar merah…” woooooooooooooooowwwwwwwwwwwww
it magic,,,,
Pengen teriak, tapi masih sepi,jadi Cuma cengar cengir aja. Hmmmm hari apa cuba ? hari ini ada yang special di meja kerja ?,
“Ada coklat panas , dan 1 bucket mawar merah…” woooooooooooooooowwwwwwwwwwwww
it magic,,,,
Pengen teriak, tapi masih sepi,jadi Cuma cengar cengir aja. Hmmmm hari apa cuba ? hari ini ada yang special di meja kerja ?,
Si irsyad OB ku tercinta hanya cengar cengir pas lewat
pas di depan meja ,,,,
“Eeee. Syad sini . Baik banget kamu.. pagi pagi udah siapkan ni semua buat aku,
makasih ya “
“Bukan saya mb,,, wong tadi pas mb Raya datang saya juga
baru datang,,, wong saya di belakangnya mb Rya “ irsyad berlalu, tapi terus
cengar cengir .
Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, gak seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu,,,,
tapi gak papa,Lumayan ada sesuatu.
tapi gak papa,Lumayan ada sesuatu.
Semua berjalan biasa , tak ada ucapan selamat atau apapun
dari teman, gotcha
pengen protes sih,,, tapi gak bisa.
“Raya, happy birthday, sory kami pada telat “
pengen protes sih,,, tapi gak bisa.
“Raya, happy birthday, sory kami pada telat “
Hampir tengah malam,, tiba-tiba kamar kos ku di kerubuti
teman-teman sekantor. Bawa kue Tart dan segambreng hadiah terompet. Surprise!!! hebat kalian semua terima kasih kalian teman.
“ Raya, ada yang mau ngomong nih” sambung mitha, dannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
Its surprise!!!!
AAn nyatain cintanya padaku, jadi mellow gimana gitu.
Aan I love you tooooooooooooooo
Di sambung dengan pesta browniew hmmmm.
Ya itulah ,,, surprise yang berakhir bahagia, dan coklat panas berpasangan dengan satu bucket mawar
merah tadi surprise dari Aan.
Seminggu sudah aku meninggalkan zona jomblo ku , ada rasa
bahagia yang menyusup di sela-sela jiwa.
Ada yang memperhatikan , memberi support di setiap pagi, nemenin pas jalan jalan. Its amazing bagi aku yang terbiasa menikmati kesendirian ku di kota ini.
Ada yang memperhatikan , memberi support di setiap pagi, nemenin pas jalan jalan. Its amazing bagi aku yang terbiasa menikmati kesendirian ku di kota ini.
Hari itu, Aan bercerita tentang keluarganya. Dan tentang
semuanya, akhir minggu ini dia akan ada acara keluarga di rumahnya , Aan
berencana mengenalkan aq pada mereka.
Waktu hampir malam, Gang
masuk kos sudah sepi, Aan hanya mengantar
ku sampai depan kos, seperti biasaaa Mengucapkan
salam dan melambaikan tangan.
Coklat brownies dan boneka masih ku pegang , sekantung kentang goreng masih ku tenteng. sms Aan masuk.
Coklat brownies dan boneka masih ku pegang , sekantung kentang goreng masih ku tenteng. sms Aan masuk.
‘Say, aku pulang ke kota W ‘
‘ Tadi ga bilang ?, katanya akhir minggu’
‘tadi terburu-buru’
‘mang ada acara apa ?, bukannya tadi katanya besug , hari
minggu ?’
Gak ada balasan
Dan kejadian-kejadian selama hampir
3 bulan ini masih terlihat jelas, dan
sms dia semalam masih terpampang di hp ku, belum ada balasan. Hari hampir gelap
Tapi masih belum ada kabar dari Aan, entah apa yang terjadi?.
Ya rabb, lindungilah Aan, dimana dia?
Sebelum tidur, ku coba hubungi dia,
sepi. Bermenit menit lamanya aku mencoba menghubungi tapi tak ada jawaban. Kini
genap sudah sejuta kalinya aku hubungi Aan , sejak dia pamit pulang. Seminggu ini aku hampir tiap hari ke toko
brownies, sebulan tak ada kabar sepertinya cukup pantas bila aku ke tokonya
tapi nihil. Aku Cuma butuh penjelasan. Gak
lebih!besuk aku harus ke sana lagi.
“Raya,” Aan kaget melihat aq masuk
ruang kerjanya di toko
“ Aan, maksud kamu apa?” aq berdiri
di depan Aan yang tertunduk.
“Aku mau konsen “ aan tertunduk.
“Maksud kamu ?“
“aku mau konsen dengan usahaku Ray,,,”
Hening
“Aku merusak usahamu selama ini?“ ucapku parau, aku benar –benar tak bisa
menerima alasannya.
“Tidak” melihatkupun tidak.
“Terus?” aku benar benar menuntut
jawaban.
“Aku mau focus dulu, dengan usahaku,
maaf telah menganggu kehidupanmu “ Aan bersandar pada sandaran kursinya.
“Maaf?, maksud kamu ?“ Aku nyaris meledak menahan amarahku
“kita sudahi saja semuanya” Dia
meraih tanganku.
“kenapa?” sekilas ku melihat
tangannya yang memegang erat pergelangan tanganku.
“Aku sudah mengganggu kehidupan
kamu, aku mau focus dengan usahaku”
“iya,, tapi kalau mau
begini mau kamu, kenapa menghilang
sebulan ini, kenapa?” aku ta kuasa menahan tangisku. Suaraku seperti tercegat
di tenggorokan.
“Aku mau focus” dia masih mengulang
kata itu.“kita sudahi saja semuanya, biarkan aku sendiri” imbuh Aan tertunduk.
“terima kasih atas semuanya Ra,,” aan menatap aku tajam,dan mengeggam
tanganku.
Aku melepas tangannya yang
menggenggam erat tanganku lalu berjalan keluar ruangan. Aku takpeduli pada mbak
kasir dan beberapa pelanggan yang menatap aku aneh. Aku keluar dengan air mata
di pipiku.
Aku terdiam, segini aja kisah yang
dia bawa????, semudah itu dia menghilangkan aku.??
Aku tertunduk di dalam bus. Sakit
yang ku bawa, Aku seperti terhina. Terusir dari toko brownies asam manis,
finally fix Aku menangis.
“Ray,,,, gak pernah ke toko
brownies Aan ?’
Mitha menghampiri,,, aku yang mau
berkemas, aku dipindah cabang pertanggal ini.
“Aq dah lama gak langganan, “
selama ini memang aku tak pernah cerita. Karena inilukaku.
“kenapa?”
“mMu pindah cari langganan, di kota
baru “ aku berusaha tak menangis.
“Ray,,, aq mau Tanya boleh?”
“Apa?”
“Kamu dah lama gak jalan ma Aan?”
Mitha membantu memasukkan berkas berkasku
“udah “
“Ray,,, maaf ya, aq sebenare tahu
kenapa Aan begitu ma kamu”
“Udahlah ta, gak usah di bahas” aku
mulai males, dan sakit.
“Ya, kalau kamu mau tahu sih, sebenare aan itu mau serius ma kamu, tapi setelah tahu kamu dari daerah tempat tinggal kamu, bapak Aan melarang , katanya gak bagus orang daerah tempat tinggal kami dapat orang daerah kamu “ Mitha menahan aku yang mau beranjak pergi.
“Ah ada ada saja” aku sama sekali
gak tertarik.
“Ray, maaf ya” mitha memegang
tanganku
Aq terdiam, dan aq telah berjanji dalam hati melupakan coklat brownies
asam manis,
“Ta,,, mungkin kalau dulu aku pesan coklat brownies manis aja mungkin gak
akan jadi begini “ Aq tatap mitha tajam , dan tersenyum.
“Ray… “ mitha mengulurkan hp di
tangannya terpampang foto aan dan gadis
cantik di profil fb. Aku tak tahan lagi. Secepat itu dia berpaling.
“Sabar ya” mitha mulai menyeka air mataku
yang terus mengalir
Sempidi 21/4/2013

Komentar
Posting Komentar