Cinta Ala Coklat Manis Asam Manis

tulisan saya jaman 2013,,, belum kenal nulis yang benar...sekarang masih belajar ding.. tadi edit sana sini sampai 1 jam duh.,,, harus belajar di kelas editor nih kayaknya


Cinta ala COKLAT BROWNIES ASAM MANIS


Seperti biasa setiap akhir bulan aku  pulang ke kotaku di kota S. Jauh dari tempatku bekerja, rindu akan suasana rumah selalu menarik kakiku untuk melangkah pulang, naik bus berjam-jam lamanya.Tapi disanalah sumber energiku berasal , ada ayah , ibu dan mayang adik semata wayangku. Dari sini aku selalu membawa buah tangan istimewa buat mereka, sekotak kue brownies. Memang biasa sih bagi kita tapi bagi mereka kue ini istimewa . Dan setiap aku pulang aku selalu  mampir  di  toko brownies  “Coklatku” di sebelah alun- alun kota.
“Sore mbak, pesen brownies?” walau sebagai pelangan tetap toko ini aku cukup asing dengan suara ini “Iya mas,bukan pesen tapi mau beli” aku tersenyum
“o, iya, “ si mas tersenyum tapi tampak canggung, karyawan baru mungkin atau malah si owner  tapi entah lah ,
“Hari ini kami ada promo mbak, kami mau mengenalkan beberapa produk terbaru kami, beberapa varian rasa brownies baru mbak, jadi sekarang bukan hanya coklat brownies keju, kelapa, atau kacang yang menjadi adalan kami selama ini , tapi kami juga punya  rasa vanilla, buah buahan “  si mas mulai bersemangat  menawarkan coklat browniesnya
“Buah buahan? dimixing gitu ?”
“ Bukan mbak, tapi rasa durian, nangka, strawberry, jeruk “  si mas kembali canggung
“ Hmmm, berupa toppingnya, atau creamnya atau bener bener rasa nya si browniesnya nih ?” Aku mulai tertarik, mungkin mayang bakal suka , hihihiihii
“Ada yang creamnya yang rasa baru , ada juga yang bener-bener rasa si browniesnya,kalau topping kami memang semuanya ada buah”
“Yang ter yummy yang apa nih?” Aku membungkuk merlihat ke etalase
“Menurut saya yang jeruk mbak , tapi bukan berarti yang lain gak mantap , tapi kan selera mbak ” si mas mulai tertawa  “namanya BROWNIES COKLAT ASAM MANIS “
“okey , saya mau buktikan selera si mas”  aku ikut tertawa ,“Brownies coklat asam manis 2 kotak , nanti kalau gak yummy besuk saya minta ganti rugi “ tanganku membentuk huruf V
Dami tertawa bersama
Yap, itulah secuil kenangan saat pertama kali berkenalan dengan Aan owner toko brownies “coklat ku”
Kesan pertama yang mampu mengoreskan secuil kenangan manis akan brownies  coklat asam manis,
dan juga si Aan.

Bulan berikutnya aku mampir lagi kesana, sebelum pulang tentunya . Sayangnya cuaca  sedang tidak bersahabat , hujan deras menguyur kota sore itu. Kalau saja ada layanan delivery aku mending pilih fasilitas itu.
Mba kasir yang setia di depan mesin kasir dengan gaya seperti biasa menawarkan beraneka macam brownies.  Tapi ada yang special,khusus sore itu ada bonus brownies hangat . Dengan syarat  harus dimakan di  toko brownies dan gak boleh dibawa pulang .
Dari mbak kasir aku jadi tahu ternyata  hari itu hari ulang tahun si owner toko brownies, hmmmm lumayan pas banget dengan udara  luar yang dingin ketemu sama brownies hangat bener bener sipirillyyyyyyyyyy.

“Mb tolong bilangin sama pak ownernya toko ini ya , trimakasih browniesnya, selamat ulang tahun dan sukses selalu…” sebelum pulang ku sempetin bilang ma mb kasir .
“ Ya mb, sama sama. Tetep jadi pelanggan setia ya “ si owner tiba tiba keluar
“ Kenalan mb?” imbuhnya dan mengulurkan tangan .
yuppppppppppppp, cut!!!!!! . Ya akhirnya kami kenalan, dan berlanjut ke fb  dan twitter.

“Ray, Aann akbar itu temen fb dan twitt kamu juga tho ?” mitha cukup terbelalak aq twitteran ma Aan.

“Heeem , kenapa ?, kan teman kamu juga ???” aku gak begitu kaget, Cuma aneh aja lihat tampang Mitha.

“ Dia tu , temen aku…. , kamu pelanggan toko dia tho? “

“iya ,,,,”
Hohoho, menit berikutnya aku tahu juga dan baru aku ingat kalau rumah mitha berada di belakang alun alun, dan dia berteman dengan Aan, dari kecil, pantes aja dia schok…. Xixixixiixiiii
Ultahku tinggal menghitung hal itu, sebagai kaula jomblo aku tak pernah mempermasalahkan itu,,,, Emang sih ga ada hubungan sama sekali antara jomblo dan ultah , Cuma ada kolerasi yang lumayan kuat,,, kalau kita ga jomblo pastilah pas ultah kita dapat hal yang special dari sang pacar,  walau kadang ga pasti pasti amat, tapi ada walau telat atau terlambat dikittt.
Kantor masih sepi, gak ada satpam di pintu gerbang, lenggang sekali. Mungkin karena sabtu, dah pada males ngadepin laporan-laporan. Atau minimal pada tahulah kalau hari ini bakal kerja sampai jam 1 siang,,, horeeeeeeeeeeeeee, tapi pas ku sampai di meja kerja
“Ada coklat panas , dan 1 bucket mawar merah…” woooooooooooooooowwwwwwwwwwwww
it magic,,,,
Pengen teriak, tapi masih sepi,jadi Cuma cengar cengir aja. Hmmmm hari apa cuba ? hari ini ada yang special di meja kerja ?,
Si irsyad OB ku tercinta hanya cengar cengir pas lewat pas  di depan meja ,,,,
“Eeee. Syad sini . Baik banget kamu..  pagi pagi udah siapkan ni semua buat aku, makasih ya “
“Bukan saya mb,,, wong tadi pas mb Raya datang saya juga baru datang,,, wong saya di belakangnya mb Rya “ irsyad berlalu, tapi terus cengar cengir .
Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, gak seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu,,,,
tapi gak papa,Lumayan ada sesuatu.
Semua berjalan biasa , tak ada ucapan selamat atau apapun dari teman,  gotcha
pengen protes sih,,, tapi gak bisa.

“Raya, happy birthday, sory kami pada telat “
Hampir tengah malam,, tiba-tiba kamar kos ku di kerubuti teman-teman sekantor. Bawa kue Tart dan segambreng hadiah terompet. Surprise!!!  hebat kalian semua  terima kasih kalian teman.

“ Raya, ada yang mau ngomong nih”  sambung mitha, dannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
Its surprise!!!!
AAn nyatain cintanya padaku, jadi mellow gimana gitu.

Aan  I love you tooooooooooooooo
Di sambung dengan pesta browniew hmmmm.
Ya itulah ,,, surprise yang berakhir bahagia, dan coklat   panas berpasangan dengan satu bucket mawar merah tadi surprise dari Aan.
Seminggu sudah aku meninggalkan zona jomblo ku , ada rasa bahagia yang menyusup di sela-sela jiwa.
Ada yang memperhatikan , memberi support di setiap pagi, nemenin pas jalan jalan. Its amazing  bagi  aku yang terbiasa menikmati kesendirian ku di kota ini.
Hari itu, Aan bercerita tentang keluarganya. Dan tentang semuanya, akhir minggu ini dia akan ada acara keluarga di rumahnya , Aan berencana  mengenalkan aq pada mereka.
Waktu hampir malam,  Gang masuk kos sudah  sepi, Aan hanya mengantar ku sampai depan kos, seperti  biasaaa Mengucapkan salam dan melambaikan tangan.
Coklat brownies dan boneka masih ku pegang , sekantung kentang goreng masih ku tenteng. sms Aan masuk.

‘Say, aku pulang ke kota W ‘
‘ Tadi ga bilang ?, katanya akhir minggu’
‘tadi terburu-buru’
‘mang ada acara apa ?, bukannya tadi katanya besug , hari minggu ?’
Gak ada balasan

Dan kejadian-kejadian selama hampir 3 bulan ini masih terlihat jelas,  dan sms dia semalam masih terpampang di hp ku, belum ada balasan. Hari hampir gelap Tapi masih belum ada kabar dari Aan, entah apa yang terjadi?.

Ya rabb, lindungilah Aan, dimana dia?
Sebelum tidur, ku coba hubungi dia, sepi. Bermenit menit lamanya aku mencoba menghubungi tapi tak ada jawaban. Kini genap sudah sejuta kalinya aku hubungi Aan , sejak dia pamit pulang.  Seminggu ini aku hampir tiap hari ke toko brownies, sebulan tak ada kabar sepertinya cukup pantas bila aku ke tokonya tapi nihil. Aku Cuma butuh penjelasan.  Gak lebih!besuk aku harus ke sana lagi.

“Raya,” Aan kaget melihat aq masuk ruang kerjanya di toko
“ Aan, maksud kamu apa?” aq berdiri di depan Aan yang tertunduk.

“Aku mau konsen “ aan tertunduk.

“Maksud kamu ?“
“aku mau konsen dengan usahaku Ray,,,”
Hening
“Aku merusak usahamu selama ini?“  ucapku parau, aku benar –benar tak bisa menerima alasannya.
“Tidak” melihatkupun tidak.
“Terus?” aku benar benar menuntut jawaban.
“Aku mau focus dulu, dengan usahaku, maaf telah menganggu kehidupanmu “ Aan bersandar pada sandaran kursinya.
“Maaf?, maksud kamu ?“  Aku nyaris meledak menahan amarahku
“kita sudahi saja semuanya” Dia meraih tanganku.
“kenapa?” sekilas ku melihat tangannya yang memegang erat pergelangan tanganku.
“Aku sudah mengganggu kehidupan kamu,  aku mau focus dengan usahaku”
“iya,, tapi kalau mau begini mau kamu, kenapa  menghilang sebulan ini, kenapa?” aku ta kuasa menahan tangisku. Suaraku seperti tercegat di tenggorokan.                                                                                                                         
“Aku mau focus” dia masih mengulang kata itu.“kita sudahi saja semuanya, biarkan aku sendiri” imbuh Aan tertunduk.
“terima kasih atas semuanya  Ra,,” aan menatap aku tajam,dan mengeggam tanganku.
Aku melepas tangannya yang menggenggam erat tanganku lalu berjalan keluar ruangan. Aku takpeduli pada mbak kasir dan beberapa pelanggan yang menatap aku aneh. Aku keluar dengan air mata di pipiku.
Aku terdiam, segini aja kisah yang dia bawa????, semudah itu dia menghilangkan aku.??
Aku tertunduk di dalam bus. Sakit yang ku bawa, Aku seperti terhina. Terusir dari toko brownies asam manis, finally fix Aku menangis.


“Ray,,,, gak pernah ke toko brownies Aan ?’
Mitha menghampiri,,, aku yang mau berkemas, aku dipindah cabang pertanggal ini.
“Aq dah lama gak langganan, “ selama ini memang aku tak pernah cerita. Karena inilukaku.
“kenapa?”
“mMu pindah cari langganan, di kota baru “ aku berusaha  tak menangis.
“Ray,,, aq mau Tanya boleh?”
“Apa?”
“Kamu dah lama gak jalan ma Aan?” Mitha membantu memasukkan berkas berkasku
“udah “
“Ray,,, maaf ya, aq sebenare tahu kenapa Aan begitu ma kamu”
“Udahlah ta, gak usah di bahas” aku mulai males, dan sakit.

“Ya, kalau kamu mau tahu sih, sebenare aan itu mau serius ma kamu, tapi setelah tahu kamu dari daerah tempat tinggal kamu, bapak Aan melarang , katanya gak bagus orang daerah tempat tinggal kami dapat orang  daerah kamu “ Mitha menahan aku yang mau beranjak pergi.
“Ah ada ada saja” aku sama sekali gak tertarik.
“Ray, maaf ya” mitha memegang tanganku
Aq terdiam, dan aq telah  berjanji dalam hati melupakan coklat brownies asam manis,
“Ta,,, mungkin kalau dulu aku  pesan coklat brownies manis aja mungkin gak akan jadi begini “ Aq tatap mitha tajam , dan tersenyum.
“Ray… “ mitha mengulurkan hp di tangannya  terpampang foto aan dan gadis cantik di profil fb. Aku tak tahan lagi. Secepat itu dia berpaling.
“Sabar ya” mitha mulai menyeka air mataku yang terus mengalir


Sempidi 21/4/2013


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAJE LAKLAK BALI JAJE FAVORIT WISATAWAN BALI

Pindahan rumah , jangan Lupakan ini

Inilah Alasan Kenapa Tempe Busuk Jadi Idola Banyak Orang